Bentuk Obat Emulsi

Halaman 9 ). Untuk menjadi obat perlu dibuat bentuk sediaan padat dengan menggunakan bermacam macam eksipien dan metode fabrikasi. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Emulsi, adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Bentuk Sediaan Obat Obat tetes adalah sediaan cair berupa larutan, emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan Farmakope Indonesia. Emulsi merupakan sediaan yang mengandung dua zat yang tidak tercampur, biasanya air dan minyak, di mana cairan yang satu terdispersi. Krim merupakan bentuk sediaan padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Salep digunakan haya pada kulit dan selaput lendir, oleh karena itureaksi obatnya hanya. Bentuk obat cair untuk penggunan topical : sediaan basah seperti kompres, celupan dan untuk mandi : larutan Rivanol, larutan P. Dalam pembuatan suatu emulsi, pemilihan suatu emulgator merupakan faktor yang penting untuk dipertimbangkan oleh seorang farmasis karena mutu dan kestabilan suatu emulsi banyak. · Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Surabaya: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Artha Bodhi Iswara. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan farmakope indonesia. emulgator merupakan film penutup dari minyak obat agar menutupi rasa tak enak itu. Proses emulsifikasi ini memungkinkan pemberian sebuah obat cair dalam bentuk tetesan-tetesan kecil (globules) ketimbang dalam bentuk curah (bulk). SEMISOLID / Setengah padat ® Salep, ® Krim, ® Gel / jelly 03. Emulsi cair. Menururt ansel (1981) , emulsi adalah suatu dispersi dimana fasa terdispersi terdiri dari bulatan bulatan kecil yang terdistribusi keseluruh pembawa yang tidak bercampur. Emulsi dapat distabilkan dengan penambahan bahan pengelmusi yang disebut emulgator (emulsifying agent) atau surfaktan yang. Obat ini dimetabolisme oleh enzim mikrosom dalam hati. Contohnya emulsi minyak ikan. Memberikan obat oral adalah suatu tindakan untuk membantu proses penyembuhan dengan cara memberikan obat-obatan melalui mulut sesuai dengan program pengobatan dari dokter. Salah satu metode dalam PLGA-ROSOM yaitu Emulsi adalah salah satu metode yang PLGA dapat digunakan untuk merangkum obat hidrofobik dan hidrofilik dalam mikro atau bentuk skala nano. Dalam darah obat dapat mengikat protein darah dan mengalami metab olism, terutama dalam melintasi hepar (hati). Sebenarnya sangat banyak sediaan-sedian dari obat, mungkin postingan kali ini tentang perkenalan dari beberapa sediaan obat. com,1999:blog. rute dan bentuk obat pertimbangan pemberian obat adalah : efek. Sebelum digunakan, obat ini harus dikocok dahulu. Emulsi yang dipakai pada kulit sebagai obat luar bisa dibuat sebagai emulsi M/A atau A/M, tergantung pada berbagai faktor seperti sifat zat terapeutik yang akan dimasukkan ke dalam emulsi, keinginan untuk mendapatkan efek emolient atau pelembut jaringan dari preparat tersebut dan dengan keadaan permukaan kulit. Bentuk Sediaan. Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Obat bebas adalah obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Yang berupa larutan dapat diserap dengan cepat, yang berupa emulsi atau suspensi diserap lambat dengan maksud untuk mendapatkan efek yang lama. Sebagaimana Lukens dan dengan argumentasi yang sama, genre drama sementara tidak dimasukkan dalam pembagian genre ini. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Obat-obatan yang tidak larut dalam air banyak yang dibuat dan dipanaskan dalam bentuk emulsi. SOLID / PADAT ® Puyer / Powder : Pulveres,,Pulvis ® Kapsul / Capsules ® Tablet ® Supositoria 02. Suppositoria dipakai untuk pengobatan lokal, - Bersifat seperti lemak yang larut dalam air atau bercampur dengan air, beberapa diantaranya membentuk emulsi tipe A//M. Menurut SK Menteri Kesehatan. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan farmakope indonesia. Teori ini menjelaskan fenomena terbentuknya emulsi berdasarkan adanya kelarutan selektif dari bagian molekul emulgator; ada bagian yang bersifat suka air atau mudah larut dalam air dan ada moelkul yang suka minyak atau muudah larut dalam minyak. Memberikan obat oral adalah suatu tindakan untuk membantu proses penyembuhan dengan cara memberikan obat-obatan melalui mulut sesuai dengan program pengobatan dari dokter. Emulsi untk pemakaian dalam meliputi per oral atau pada injeksi intravena yang untuk pemakaian luar digunakan pada kulit atau membrane mukosa yaitu linemen, losion, cream dan salep. Guttae / obat tetes adalah sediaan cair berupa larutan, emulsi atau suspensi, apabila tidak dinyatakan lain maka dimaksudkan untuk obat dalam. o Formularium Nasional , krim adalah sediaan setengah padat, berupa emulsi kental mengandung air tidak kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar. 2006) Emulsi terbagi dalam beberapa tipe : a. Kebanyakan formula obat untuk anak dibuat dalam bentuk ini. Emulsi semacam ini disebut emulsi vera atau emulsi alam, sebagai emulgator dipakai protein yang terdapat dalam biji tersebut. Merupakan sediaan yang mengandung 2 zat yang tidak tercampur, biasanya air dan minyak, dimana cairan yang satu terdispersi menjadi butir-butir kecil dalam ciran yang lain. Emulsi dapat di stabilkan dengan…. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. "EMULSI" EMULSI adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Obat kemoterapeutik. Tujuan Pemakaian Emulsi Emulsi dibuat untuk diperoleh suatu preparat yang stabil dan rata dari campuran dua cairan yang saling tidak bias bercampur. Injectiones / obat suntik 8. Mixtura agitanda dan suspensi 3. - Emulsi dll ( minyak + Air ditambah bantuan yg lainnya). Bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. SEMISOLID / Setengah padat ® Salep, ® Krim, ® Gel / jelly 03. Sediaan obat yang beredar dipasaran sangat banyak bentuknya dan tujuan penggunanaanya pun berbeda-beda. Salep merupakan bentuk dari obat luar untuk mengobati penyakityang berhubungan dengan sensitifitas kulit seperti panu. obat yang dilepaskan dari bentuk pemberiannya dan tersedia untuk proses resorpsi, sehingga bentuk obat padat memerlukan ukuran waktu yang lebih panjang dari pada bentuk obat cair (F. Bentuk sediaan terutama berpengaruh terhadap kecepatan penyerapan obat, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi intensitas respon biologis obat. Guttae (Obat Tetes), Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Dalam obat disertai brosur yang berisi nama obat, nama dan isi zat berkhasiat, indikasi , dosis dan aturan pakai, nomor batch, nomor registrasi, nama dan alamat pabrik serta cara penyimpanannya. Emulsi a/m tersebut kemudian didispersikan dalam suatu larutan air dari suatu zat pengemulsi m/a, seperti polisorbat 80 (Tween 80), sehingga membentuk emulsi air dalam minyak dalam air. Bentuk obat padat untuk penggunaan topical adalah serbuk yang tujuannya menyerap lembab, mengurangi geseran antar dua lipatan kulit dan sebagai bahan pembawa obat. Beberapa bahan obat tidak stabil jika tersedia dalam bentuk larutan. Dalam hal ini obat diberikan dalam bentuk bola-bola kecil bukan dalam bulk. Menurut Farmakope Indonesia Edisi IV, krim adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Desain Bentuk Sediaan Obat II - Sediaan Semisolid Video pembuatan sediaan obat di atas adalah hasil dari praktikum yang kami kerjakan di Prodi S-1 Farmasi UNLAM. Untuk penggunaan parenteral, suatu larutan atau suspensi dibutuhkan atau berupa faktor kestabilan obat dipertimbangkan secara hati-hati. Bentuk Obat Emulsi. Dalam penggunaannya, obat mempunyai berbagai macam bentuk. Tidak cocok untuk obat yg tidak stabil dlm Lar. Implantasi, obat dalam bentuk pellet. Invert gula 5 dan 10% dalam air. Obat Adalah ,. Menurut Scovilles : 314 Emulsi yang digunakan dalam farmasi adalah sediaan yang mengandung 2 cairan yang tidak bercampur, satu diantaranya terdispersi secara seragam sebagai globul. Sebutan syrup biasanya digunakan untuk sediaan yang terlarut sempurna dalam cairan pelarutnya, sedangkan suspensi merupakan sebutan untuk cairan putih susu yang mengandung zat padat yang tidak larut dan hanya terdispersi dalam cairan pembawanya, namun ada lagi sediaan cair dengan sebutan emulsi yang merupakan campuran minyak yang terdispersi dalam air ataupun sebaliknya. Kedua bahan obat itu dapat diterima dalam jaringan otot baik secara fisis maupun secara kimia. Beberapa bentuk sediaan obat yang umumnya dipakai dalam pembuatan obat, setiap bentuk sediaaan memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing sesuai dengan kebutuhan dan untuk apa obat tersebut dipakai. com,1999:blog. Dosis obat lebih seragam dibandingkan sediaan padat, terutama bentuk larutan. Karakteristik Suspensi. Injeksi Ringer, laktat. Perawat bertanggung jawab untuk memberikan penjelasan tentang kegunaan dan cara pemakaian obat cair tersebut. Bentuk molekul obat harus di buat begitu rupa supaya terikat pada situs reseptornya (receptor site). Formula obat berbentuk cair tidak hanya mudah ditelan tapi juga bisa diberi tambahan rasa. - Terasa nyeri saat penyuntikan à dicampur lidokain 2% + 0,5cc dlm 10cc propolol à jarang pada anak karena sakit & iritasi pd saat pemberian. Krim Sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Formularium Nasional, krim adalah sediaan setengah padat, berupa emulsi kental mengandung air tidak kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar. Emulsi Sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil. Obat tetes :dapat diberikan untuk obat minum atau obat luar, pemakaiannya dengan alat penetes Obat tetes untuk pemakaian obat luar berupa : Guttae ophtalmicae (tetes mata), Guttae nasales (tetes hidung ), Guttae auriculares (tetes telinga). Merupakan sediaan yang mengandung 2 zat yang tidak tercampur, biasanya air dan minyak, dimana cairan yang satu terdispersi menjadi butir-butir kecil dalam ciran yang lain. Susu merupakan emulsi lemak dalam air, dengan kasein sebagai emulgatornya. Pada pertengahan abad ke XVIII, ahli farmasi Perancis memperkenalkan pembuatan emulsi dari oleum olivarum, oleum anisi dan eugenol oil dengan menggunakan penambahan gom arab, tragacanth, kuning telur. Jika diamati kondisi distribusi bahan obat di dalam sistem, suppositoria dapat diklasifikasikan sebagai suppositoria emulsi, suppositoria larutan, dan suppositoria emulsi. Tipe emulsi dapat ditentukan dengan melihat kemampuan mendispersi zat warna, sifat hantaran listrik, flouresens, dan pengenceran fase kontinyu. Emulsi adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lainnya dalam bentuk tetesan kecil. LIQUID / CAIR ® Solutio / Larutan, ® Suspensi / Campuran kocok, ® Emulsi BENTUK SEDIAAN OBAT 13. 3) Suspensi (sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawa) 4) Emulsi (sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok). Obat Tetes/Gutae : Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. BENTUK SEDIAAN OBAT (BSO) DOSAGE FORM 12. Pisahkan obat dalam (yang melewati saluran cerna seperti tablet, kapsul, kaplet, suspensi, emulsi, dll) dan obat luar (tidak melalui saluran cerna seperti injeksi, salep, krim, suppositoria, dll) ü. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. KLASFIKASI Obat cair Obat setengah padat Obat padat. Menjelaskan , jenis dan contoh emulgator, mekanisme stabilisasi, HLB, perhitungan HLB. Krim adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Bentuk Sediaan. Berikut adalah 20 contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari: 1. Emulsi untuk penggunaan oral biasanya mempunyai tipe M/A. campuran serbuk yang mengandung obat dan bahan pensuspensi yang dengan melarutkan dan pengocokan dalam sejumlah cairan pembawa (biasanya air murni) menghasilkan bentuk suspensi yang cocok untuk diberikan. Tetes mata atau obat batuk merupakan jenis lain dari obat bentuk cair. Mudah mengalami koagulasi. Latar Belakang Emulsi adalah suatu sistem yang terdiri atas dua fase cairan yang tidak saling melarutkan, dimana satu cairan terdispersi dalam bentuk globula (fase terdispersi) di dalam cairan lainnya (fase kontinyu). Istilah injeksi termasuk semua bentuk obat yang digunakan secara parentral, termasuk infus. Kurap, gatal-gatal akibat bakteri. Emulsi tersebut dapat menjadi pembawa bagi bahan obat larut air atau larut minyak. *PENGEMBANGAN TEKNOLOGI FARMASINUR AIN THOMAS. Untuk mempermudah proses pencernaan 3. Merupakan sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil. Kebanyakan emulsi, kecuali emulsi encer, menunjukkan aliran non Newton yang mempersulit interpretasi data dan perbandingan kuantitatif antara sistem-sisten dan formulasi-formulasi yang berbeda. Obat Bebas adalah obat-obat yang dalam penggunaannya tidak membahayakan masyarakat dan dapat digunakan sendiri tanpa pengawasan dokter. Becher: •Emulsi adalah suatu sistem heterogen terdiri dari dua cairan yang tidak bercampur. Macam bahan tambahan tergantung macam Bentuk Sedian Obat. Implantasi, obat dalam bentuk pellet. Bila mau dipakai baru ditambah aqua steril untuk memperoleh larutan atau suspensi injeksi. Emulsi merupakan sediaan yang mengandung dua zat yang tidak tercampur, biasanya air dan minyak, di mana cairan yang satu terdispersi menjadi butir-butir kecil dalam cairan yang lain. Obat topical juga dikemas dalam bentuk obat tetes (instilasi) yang dipakai untuk tetes mata, telinga, atau hidung serta dalam bentuk untuk irigasi baik mata, telinga, hidung, vagina, maupun rectum. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Buku Ajar Penggunaan Obat dalam Keperawatan Prodi S1 Keperawatan. Guttae / drops 7. Emulsi Merupakan sediaan berupa campuran dari dua fase cairan dalam sistem dispersi, fase cairan yang satu terdispersi sangat halus dan merata dalam fase cairan lainnya, umumnya distabilkan oleh zat pengemulsi. Untuk itu dapat dilihat pada evaluasi sediaan larutan, suspensi, atau emulsi. Perkembangan dalam bidang industri. Solutiones dan mixture 2. Sampo emulsi Sampo ini mudah dituang, karena konsistensinya tidak begitu kental. Bagi ibu menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Obat ini merupakan bubuk yang dipadatkan yang terdiri dari satu atau lebih jenis obat dalam bentuk lonjong, bulat atau lempengan yang diberikan hanya melalui oral (mulut) dan sublingual (bawah lidah). Ada zat yang tidak stabil jika berada dalam sediaan tablet sehingga harus dalam bentuk kapsul atau ada pula obat yang dimaksudkan larut dalam usus bukan dalam lambung. Ahli farmasi mengembangkan obat untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang bertujuan untuk memberikan efek terapi obat, dosis yang sesuai untuk di konsumsi oleh masyarakat. Untuk memungkinkan pengendalian langsung terhadap beberapa parameter farmakologi tertentu, seperti waktu tunda, kadar puncak dalam darah, kadar dalam jaringan, dll. Ahkan bentuk sediaan larutan, suspensi, atau emulsi juga dapat diterima lewat intramskuler, begitu juga pembawanya bukan hanya air melainkan yang non air juga. Cairan yang terpecah menjadi globula-globula dinamakan fase terdispersi, sedangkan cairan yang mengelilingi globula-globula dinamakan fase kontinyu atau medium dispersi. Mixtura agitanda dan suspensi 3. Untuk suspensi dan emulsi, keseragaman dosis tergantung pada pengocokan 6. Semua bentuk seperti spray untuk serangga, cat, hair spray, dan sebagainya adalah juga koloid. Obat Guttae (Tetes) dapat digunakan sebagai obat dalam atau obat luar. Halaman 9 ). Formula obat berbentuk cair tidak hanya mudah ditelan tapi juga bisa diberi tambahan rasa. Krim Sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Faktor-faktor yang berhubungan dengan fase terdispersi meliputi perbandingan dengan fase terdispers meliputi perbandingan volume fase, distribusi ukuran. Dengan kata lain emulsi merupakan suatu sediaan yang cair yang tidak saling bercampur, dimana zat pendispersi berbentuk dalam tetesan-tetesan kecil yang terdispersi dalam larutan pembawa. Akan meningkat lagi jika dikonsumsi dalam bentuk the atau kapsul. Pada pertengahan abad ke XVIII, ahli farmasi Perancis memperkenalkan pembuatan emulsi dari oleum olivarum, oleum anisi dan eugenol oil dengan menggunakan penambahan gom arab, tragacanth, dan kuning telur. please follow blog/ silahkan ikuti blog: www. Emulsi yang dipakai pada kulit sebagai obat luar bisa dibuat sebagai emulsi M/A atau A/M, tergantung pada berbagai faktor seperti sifat zat terapeutik yang akan dimasukkan ke dalam emulsi, keinginan untuk mendapatkan efek emolient atau pelembut jaringan dari preparat tersebut dan dengan keadaan permukaan kulit. Halaman 6 ) · Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Jenis obat dan bentuk obat yang sudah dijelaskan di atas tergantung dari kebutuhan dan penyakit yang diderita seseorang. Emulsi semacam ini disebut emulsi vera atau emulsi alam, sebagai emulgator dipakai protein yang terdapat dalam biji tersebut. Umumnya bentuk ini dianjurkan untuk anak usia sekolah. Kebanyakan formula obat untuk anak dibuat dalam bentuk ini. UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA UJI STABILITAS FISIK DAN KOMPONEN KIMIA PADA MINYAK BIJI JINTEN HITAM (Nigella sativa L. USP XXVII, 2004, hal 2587 Suspensi oral : sediaan cair yang menggunakan partikel-partikel padat terdispersi dalam suatu pembawa cair dengan flavouring agent yang cocok yang dimaksudkan untuk pemberian oral. Fruktosa 10% dalam air. Obat larutan, atau emulsi yang digunakan untuk injeksi ditandai dengan nama injeksi, contohnya adalah injeksi insulin. Formulator dapat mengontrol penampilan, viskositas, dan kekasaran (greasiness) dari emulsi kosmetik maupun emulsi dermal. Pada pertengahan abad ke XVIII, ahli farmasi Perancis memperkenalkan pembuatan emulsi dari oleum olivarum, oleum anisi dan eugenol oil dengan menggunakan penambahan gom arab, tragacanth, dan kuning telur. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawah, distabilkan dengan zat pengemulsi atau serfaktan yang cocok. BENTUK-BENTUK SEDIAAN OBAT YANG UMUM DIPRODUKSI emulsi. Farmakope Indonesia Edisi IV, krim adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Cacao tadi didinginkan dengan segera pada 0o dan bentuk ini titik leburnya 24 o (literatur lain 22 o). Umumnya bentuk ini dianjurkan untuk anak usia sekolah. Menurut FI ed IV. Suppositoria Suspensi Bentuk ini memiliki kelarutan bahan obat yang rendah di dalam basis sehingga bahan obat berada dalam bentuk tersuspensi (suspensi beku). USP XXVII, 2004, hal 2587 Suspensi oral : sediaan cair yang menggunakan partikel-partikel padat terdispersi dalam suatu pembawa cair dengan flavouring agent yang cocok yang dimaksudkan untuk pemberian oral. Untuk emulsi yang diberikan lewat mulut, tipe emulsi minyak-dalam-cair memungkinkan dihilangkannya rasa pahit pada obat berupa minyak dengan cara menebarkannya pada sebuah medium cair yang manis yang. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. emulsi spuria (emulsi buatan). dosis efektif obat. SOLID / PADAT ® Puyer / Powder : Pulveres,,Pulvis ® Kapsul / Capsules ® Tablet ® Supositoria 02. Fruktosa 10% dalam air. a emulsi 12. Beberapa jenis obat sirup (suspensi, emulsi) juga perlu untuk dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan. Bentuk -bentuk kristal Ol. Obat yang mengandung gelatin (dibuat agar mudah diserap tubuh), hancur sesuai dengan suhu tubuh dan perlahan diserap oleh tubuh. TUJUAN PEMBERIAN BENTUK SEDIAAN EMULSI Suatu bahan obat bentuk cair (minyak) yang tidak tercampurkan dengan pembawa cair dibuat dalam bentuk sediaan emulsi dengan tujuan / alasan : 1. yang berukuran 0,1-100 mm, yang distabilkan dengan emulgator. Seftriakson tersedia dalam bentuk bubuk obat suntik 0. "EMULSI" EMULSI adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Pengertian Sistem Koloid Pengertian koloid adalah suatu campuran dua atau. • Obat Cair • Obat Setengah Padat • Obat Padat A. 500 dari toko online Toko obat palembang, Kota Bandung. A diserap cepat melalui jaringan, bila diinjeksi dalam bentuk emulsi. Teknik parenteral mungkin jarang digunakan, namun pada kondisi tertentu teknik pengobatan ini sangat diperlukan. ) DALAM BENTUK EMULSI TIPEMINYAK DALAM AIR MENGGUNAKAN GCMS SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Farmasi DEISY INDAYANTI NIM. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. rute dan bentuk obat pertimbangan pemberian obat adalah : efek. Krim Sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Obat tetes :dapat diberikan untuk obat minum atau obat luar, pemakaiannya dengan alat penetes Obat tetes untuk pemakaian obat luar berupa : Guttae ophtalmicae (tetes mata), Guttae nasales (tetes hidung ), Guttae auriculares (tetes telinga). Emulsi parental banyak digunakan pada makanan dan minyak obat untuk hewan dan juga manusia. Sedangkan kerugian bentuk sediaan serbuk adalah : Obat yang tidak tahan terhadap pemaparan di udara akan rusak dengan bentuk sediaan ini. Macam- macam kapsul. Emulsi untuk penggunaan oral biasanya mempunyai tipe M/A. Bentuk Sediaan Emulsi. Bentuk sediaan padat yang masih dapat diberikan ialah bentuk pulveres (puyer). BENTUK SEDIAAN OBAT Angga Eka Saputra S. Bentuk Sediaan Emulsi 10. Emulsi semacam ini disebut emulsi vera atau emulsi alam, sebagai emulgator dipakai protein yang terdapat dalam biji tersebut. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Bentuk sediaan dan karakteristiknya. Salah satu metode dalam PLGA-ROSOM yaitu Emulsi adalah salah satu metode yang PLGA dapat digunakan untuk merangkum obat hidrofobik dan hidrofilik dalam mikro atau bentuk skala nano. Supaya obat bisa langsung masuk dalam aliran. Halaman 6 ) · Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. “Emulsi adalah sistem dua fase dimana salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain dalam bentuk tetesan-tetesan kecil” § Menurut Scovilles : 314 “Emulsi yang digunakan dalam farmasi adalah sediaan yang mengandung 2 cairan yang tidak bercampur, satu diantaranya terdispersi secara seragam sebagai globul”. Obat ini merupakan jenis obat luar, bentuk berupa semi padat yang bisa dioleskan pda kulit atau selaput lendir. • Lebih mudah dicuci dari kulit, sehingga merupakan bentuk sediaan yang baik bila diberikan pada bagian kulit yang berambut dan juga kulit muka dan kulit bayi yang halus. _ Jika bahan padat kering tidak mengandung dapar, pengencer atau zat tambahan lain, dan bila ditambah pelarut lain yang sesuai, memberikan larutan yang memenuhi semua aspek persyaratan untuk obat suntik. Obat bebas adalah obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Emulsi untuk pemakaian luar dapat berbentuk O/W maupun W/O. √ Sistem Koloid : Pengertian, Ciri, Sifat, Fungsi, Jenis & Contohnya Lengkap SeputarIlmu. Bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Jadi ketika mudik saya selalu menyelipkan kertas hapalan ini ditas saya, dan selalu dibawa kemanapun saya pergi :D dan Alhamdulillah hasilnya pun memuaskan :)  Berikut Bentuk Sediaan Obat :  Kapsul adalah bentuk sediaan obat terbungkus cangkang kapsul, keras dan lunak. Latar Belakang Emulsi adalah suatu sistem yang terdiri atas dua fase cairan yang tidak saling melarutkan, dimana satu cairan terdispersi dalam bentuk globula (fase terdispersi) di dalam cairan lainnya (fase kontinyu). 5629 tanggal 28 Juni 2011 tentang Persyaratan Teknis Cara Pembuatan Obat Tradisional. Beberapa pasien (pasien anak) lebih suka obat bentuk cair (sirup,suspensi, atau emulsi) dari pada bentuk padat (tablet atau kapsul dari obat yang sama) Bentuk cair memudahkan pasien untuk menelan obat. Umumnya digunakan didaerah yang relatif jarang terkena air karena krim mudah tercuci. Pengertian Biofarmasi Biofarmasi adalah ilmu yang bertujuan mempelajari pengaruh - pengaruh pembuatan sediaan farmasi terhadap efek terapeutik obat. Apabila obat ini diberikan sebanyak 250mg akan sangat ampuh dan tanpa komplikasi oleh karena itu menjadi pilihan utama untuk uretritis oleh gonokokus. Emulsi adalah sistem koloid dari zat cair yang liofob Sirup obat batuk sebelum diminum harus dikocok terlebih dahulu karena dalam. Sedian padat mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Beberapa jenis suplemen (seperti vitamin E) juga dibuat dalam bentuk cair agar lebih mudah dipakai di kulit. Untuk tetesan bentuk bola radius α, fraksi volume diberikan sejumlah densitas n, waktu untuk volum bentuk bola ǿ = 4πα 3 n/3. Emulsi adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lainnya dalam bentuk tetesan kecil. Tentang Obat. Misalnya, vitamin A diserap cepat melalui jaringan, bila diinjeksikan dalam bentuk emulsi. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan farmakope indonesia. Menjelaskan sediaan obat bentuk tablet; Menjelaskan. Emulsi merupakan sediaan yang mengandung dua zat yang tidak tercampur, biasanya air dan minyak, dimana cairan yang satu terdispersi menjadi butir-butir kecil. Farmasetik : 2 produk obat dinyatakan memiliki fase farmasetik yang sama apabila mengandung zat aktif yang sama dalam jumlah yang sama serta bentuk sediaan yang sama dan memenuhi standar kompendial yang sama (misalnya waktu hancur, keseragaman kandungan, dan kecepatan disolusi), walaupun bentuk, mekanisme pelepasan, eksipien, kemasan, dan. solida : supositoria dan ovula Preparat obat luka/luka bakar. LIQUID / CAIR ® Solutio / Larutan, ® Suspensi / Campuran kocok, ® Emulsi BENTUK SEDIAAN OBAT 13. Obat ini merupakan bentuk sediaan emulsi yang mengandung zat aktif paraffin cair. Aerosol adalah bentuk sediaan yang mengandung satu atau lebih zat aktif dalam wadah kemas tekan berisi propelan yang dapat memancarkan isinya berupa kabut hingga habis, dapat digunakan untuk obat dalam maupun obat luar dengan menggunakan propelan yang cocok. 2= sediaan tetes kuping akan digunakan sebagai obat tetes mata Memperlihatkan bentuk-bentuk sediaan obat yang lazim digunakan di klinik. Stabilitas emulsi dapat dipertahankan dengan penambahan zat yang ketiga yang disebut dengan emulgator (emulsifying agent). Evaluasi untuk sediaan obat tetes telinga disesuaikan dengan bentuk sediaannya, apakah larutan,suspensi, atau emulsi. sedangkan dalam bentuk cair contohnya sirup,eliksir, sespensi, emulsi. Menjelaskan , jenis dan contoh emulgator, mekanisme stabilisasi, HLB, perhitungan HLB. Obat generik (obat yang komposisinya standar dan dibuat dengan menggunakan nama bahan utamanya) misalnya: ampicilyn, tetrasyclin, dan lain-lain. Injeksi Ringer. Contoh lainnya adalah penambahan amonia dalam pembuatan emulsi pada kertas film. Berbagai macam bentuk sediaan obat, baik itu liquid, solid, dan semi solid telah dikembangkan oleh ahli farmasi dan industri. Tujan pemakaian emulsi antara lain secara umum untuk mempersiapkan obat yang larut dalam air maupun minyak dalam satu campuran: a. Beratnya menurut USP sebesar 2 g untuk yang menggunakan basis oleum cacao ( Ansel,2005 ). Cairan Obat Dalam adalah sediaan Obat Tradisional berupa minyak, larutan, suspensi atau emulsi, terbuat dari Serbuk Simplisia dan/atau Ekstrak dan digunakan sebagai obat dalam. Bentuk Sediaan Emulsi 10. Mencampur komponen dalam keadaan cair. TUJUAN PEMBERIAN BENTUK SEDIAAN EMULSI Suatu bahan obat bentuk cair (minyak) yang tidak tercampurkan dengan pembawa cair dibuat dalam bentuk sediaan emulsi dengan tujuan / alasan : 1. pengertian emulsi emulsi yaitu sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa di stabilkan dengan zat pengemulsi atau sulfaktan yang cocok. Emulsi untk pemakaian dalam meliputi per oral atau pada injeksi intravena yang untuk pemakaian luar digunakan pada kulit atau membrane mukosa yaitu linemen, losion, cream dan salep. Umumnya berbentuk emulsi minyak dalam air atau dispersi mikrokristal asam-asam lemak atau alkohol berantai panjang dalam air. Bahan obat tidak larut air diberikan dalam bentuk padat tidak dalam sediaan cair kecuali yang digunakan bentuk lainnya misalnya bentuk ester pada klomfenikol yang sifat larut air. fase ini meliputi waktu selama obat diangkut ke organ yang ditentukan, setelah obat dilepas dari bentuk sediaan. UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA UJI STABILITAS FISIK DAN KOMPONEN KIMIA PADA MINYAK BIJI JINTEN HITAM (Nigella sativa L. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Terutama untuklotion dermatologi dan lotion kosmetik serta krim karena dikehendaki produk yang dapat. Contoh Macam-macam, Jenis-jenis Koloid, Aerosol, Sol, Emulsi, Buih, Gel, Kimia - Telah kita ketahui bahwa sistem koloid terdiri atas dua fasa, yaitu fasa terdispersi dan fasa pendispersi (medium dispersi). Evaluasi untuk sediaan obat tetes telinga disesuaikan dengan bentuk sediaannya, apakah larutan,suspensi, atau emulsi. Guttae / drops 7. Emulsi gas dapat disebut juga aerosol cair yang adalah emulsi dalam medium pendispersi gas. dosage form atau bentuk sediaan…. Formulasi BSO memerlukan bahan tambahan contohnya antara lain bahan pelarut atau bahan pelicin. Krim adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Memberikan obat oral adalah suatu tindakan untuk membantu proses penyembuhan dengan cara memberikan obat-obatan melalui mulut sesuai dengan program pengobatan dari dokter. Dan menurut Farmakope Indonesia IV, Cream adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. • Ada beberapa pilihan bentuk sediaan farmasi yaitu bentuk padat ( puyer, tablet, kapsul, suppositiria ), bentuk setengah padat ( salep, pasta, cream ) dan bentuk cair ( larutan, suspensi, dan emulsi ) • Pemilihan bentuk sediaan obat tergantung pada:. Tipe sediaan bentuk cai. Ketidak stabilan kimia dari zat obat dapat mengambil banyak bentuk, karena obat-obat yang digunakan sekarang adalah dari konstituen kimia yang beraneka ragam. Emulsi yang dipakai pada kulit sebagai obat luar bisa dibuat sebagai emulsi M/A atau A/M, tergantung pada berbagai faktor seperti sifat zat terapeutik yang akan dimasukkan ke dalam emulsi, keinginan untuk mendapatkan efek emolient atau pelembut jaringan dari preparat tersebut dan dengan keadaan permukaan kulit. Emulsi adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lainnya dalam bentuk tetesan kecil. Emulsi adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil. Sekarang ini banyak bentuk sediaan obat yang kita jumpai dipasaran. produk Ionosol. Obat dikeluarkan dari tubuh melalui berbagai organ ekskresi dalam bentuk metabolit hasil biotransformasi atau dalam bentuk asalnya. 3) Suspensi (sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawa) 4) Emulsi (sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok). BENTUK SEDIAAN OBAT (BSO) DOSAGE FORM 12. Obat Bebas adalah obat-obat yang dalam penggunaannya tidak membahayakan masyarakat dan dapat digunakan sendiri tanpa pengawasan dokter. Tetes mata atau obat batuk merupakan jenis lain dari obat bentuk cair. Sekarang ini batasan tersebut lebih diarahkan pada produk yang terdiri dari emulsi minyak dalam air dan lebih ditujukan untuk penggunaan kosmetik estetika, karena tidak lengket, cepat menyebar kepermukaan kulit dan. Dalam penggunaannya, obat mempunyai berbagai macam bentuk. Tablet kempa adalah suatu unit bentuk sediaan disiapkan dengan pengempaan dibawah tekanan beberapa kg tiap cm bujur sangkar granul bahan obat menjadi bentuk cakram. Solutiones (larutan) dan mixture (campuran) •Solutio:. Sediaan obat tetes dapat berupa antara lain. Dengan kata lain emulsi merupakan suatu sediaan yang cair yang tidak saling bercampur, dimana zat pendispersi berbentuk dalam tetesan-tetesan kecil yang terdispersi dalam larutan pembawa. Umumnya emulsi tipe O/W. K (Permanganas Kalicus) Lotion, digunakan untuk efek menyejukan, tidak digunakan pada luka berair Linimen, suatu larutan dalam alkohol atau minyak 3. Setiap Tetesan Obat Guttae harus setara dengan tetesan yang telah ditetapkan penetes baku oleh Farmakope Indonesia. A diserap cepat melalui jaringan, bila diinjeksi dalam bentuk emulsi (Syamsuni, A. Yang berupa larutan dapat diserap dengan cepat, yang berupa emulsi atau suspensi diserap lambat dengan maksud untuk mendapatkan efek yang lama. – Suspensi obat mata tidak boleh digunakan bila terjadi massa yang mengeras atau penggumpalan. Cairan yang terpecah menjadi globula-globula dinamakan fase terdispersi, sedangkan cairan yang mengelilingi globula-globula dinamakan fase kontinyu atau medium dispersi. Mengkaji program/instruksi medik tentang rencana pemberian terapi injeksi insulin (Prinsip 6 benar : Nama klien, obat/jenis insulin, dosis, waktu, cara pemberian, dan pendokumentasian). OBAT CAIR 1. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Desain Bentuk Sediaan Obat II - Sediaan Semisolid Video pembuatan sediaan obat di atas adalah hasil dari praktikum yang kami kerjakan di Prodi S-1 Farmasi UNLAM. NB : untuk bentuk sediaan obat, dapat dilihat di buku panduan obat, seperti MIMS atau ISO. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Supaya obat bisa langsung masuk dalam aliran. Penerimaan pasien mudah diberikan pada. Bahan obat dirusak oleh getah lambung maka diberikan dalam bentuk injeksi Contoh: Penicillin G 4. Prodi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia. Dizaman era modern sekarang ini sudah banyak bentuk sediaan obat yang di jumpai di pasaran,bentuk sediaanya antara lain:dalam bentuk sediaan padat contohnya piil,tablet,kapsul,supposutoria. BENTUK SEDIAAN OBAT (BSO) DOSAGE FORM 12. LIQUID / CAIR ® Solutio / Larutan, ® Suspensi / Campuran kocok, ® Emulsi BENTUK SEDIAAN OBAT 13. Beberapa sediaan emulsi yang beredar di pasaran seperti Curvit, Curcuma Plus dan Scott's Emultion. Emulsi Oral Umumnya emulsi tipe o/w, karena rasa dan bau minyak yang tidak enak dapat tertutupi, minyak bila dalam jumlah kecil dan terbagi dalam tetesan-tetesan kecil lebih mudah dicerna ; Emulsi Topikal Umumnya emulsi tipe o/w atau w/o tergantung jenis efek terapi yang dikehendaki. Obat tetes :dapat diberikan untuk obat minum atau obat luar, pemakaiannya dengan alat penetes Obat tetes untuk pemakaian obat luar berupa : Guttae ophtalmicae (tetes mata), Guttae nasales (tetes hidung ), Guttae auriculares (tetes telinga). Hal-Hal yang Mempengaruhi Khasiat Obat Khasiat obat atau efek terapi obat adalah respon yang dialami oleh tubuh setelah penggunaan obat. Emulsi dalam pemakaian dalam (peroral) umumnya tipe O/W b. Emulsi semacam ini disebut emulsi vera atau emulsi alam, sebagai emulgator dipakai protein yang terdapat dalam biji tersebut. Dalam bentuk larutan, bahan obat dapat didistribusikan secara keseluruhan dalam bentuk sediaan. Emulsi yang dipakai pada kulit sebagai obat luar bisa dibuat sebagai emulsi M/A atau A/M, tergantung pada berbagai faktor seperti sifat zat terapeutik yang akan dimasukkan ke dalam emulsi, keinginan untuk mendapatkan efek emolient atau pelembut jaringan. 3) Emulsi memiliki derajat elegansi tertentu dan mudah discuci bila diinginkan. Solutiones (larutan) dan mixture (campuran). rute dan bentuk obat pertimbangan pemberian obat adalah : efek. Banyak orang memiliki masalah lambung, seperti sembelit atau konstipasi, susah buang air besar, dan perut kembung. Bahan yang tidak stabil dalam bentuk cair/lrt disimpan dalam bentuk zat padat kering yang dilarutkan pada waktu akan digunakan. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Sistem emulsi banyak digunakan dalam berbagai industri seperti berikut * industri kosmetik: dalam bentuk berbagai krim untuk perawatan kulit, dan berbagai lotion yang berasal dari minyak, serta haircream (minyak. Istilah injeksi termasuk semua bentuk obat yang digunakan secara parentral, termasuk infus. Bentuk sediaan farmasi yaitu bentuk padat (puyer, tablet, kapsul, suppositoria), bentuk setengah padat (salep, pasta, krim) dan bentuk cair ( larutan, suspensi, emulsi ). Bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Ada zat yang tidak stabil jika berada dalam sediaan tablet sehingga harus dalam bentuk kapsul atau ada pula obat yang dimaksudkan larut dalam usus bukan dalam lambung. Sampo emulsi Sampo ini mudah dituang, karena konsistensinya tidak begitu kental. Emulsi layak digunakan pada kulit kering, tetapi kurang cocok. Bentuk obat cair untuk penggunan topical : sediaan basah seperti kompres, celupan dan untuk mandi : larutan Rivanol, larutan P. Dapat digunakan untuk pemakaian per oral maupun topikal. Sedangkan menurut Formularium NasionalCream adalah sediaan setengah padat, berupa emulsi kental mengandung air tidak kurang dari 60 % dan dimaksudkan untuk pemakaian luar. Emulsi parental banyak digunakan pada makanan dan minyak obat untuk hewan dan juga manusia. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Menururt ansel (1981) , emulsi adalah suatu dispersi dimana fasa terdispersi terdiri dari bulatan bulatan kecil yang terdistribusi keseluruh pembawa yang tidak bercampur. 5629 tanggal 28 Juni 2011 tentang Persyaratan Teknis Cara Pembuatan Obat Tradisional. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Sedangkan kerugian bentuk sediaan serbuk adalah : Obat yang tidak tahan terhadap pemaparan di udara akan rusak dengan bentuk sediaan ini. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Macam bahan tambahan tergantung macam Bentuk Sedian Obat. Penggunaanya obat herbal dalam bentuk ini dapat digunakan untuk pemakain obat dalam dan obat luar. Ketidak stabilan kimia dari zat obat dapat mengambil banyak bentuk, karena obat-obat yang digunakan sekarang adalah dari konstituen kimia yang beraneka ragam. Menurut Tjay (2015: 313), paraffin liquidum digunakan untuk mengatasi sembelit. Krim adalah emulsi setengah padat dan umumnya kurang kental dan lebih ringan dari salep. Tetes mata atau obat batuk merupakan jenis lain dari obat bentuk cair. Bagi ibu menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Jika ada seseorang yang berkecimpung di dunia kecantikan, atau minimal jika pun tidak, anda cukup tahu dengan sekilas, supaya tidak salah memilih produk kosmetik yang dijual dipasaran untuk kenyamanan diri anda sendiri. Injeksi dalam bentuk larutan, suspensi atau emulsi dapat diberikan dengan cara ini. Farmakope Indonesia Edisi IV, krim adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Ekstrak adalah sediaan pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat aktif dari simplisia hewni menggunakan pelarut yang sesuai, kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan massa atau serbuk yang tersisa. Kapsul adaah bentuk sediaan padat dimana zat obat dan bahan farmasi yang lain sebagai pengisi ditempatkan dalam suatu kulit yang keras atau lembek yang terdiri dari gelatin. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Merupakan sediaan dalam bentuk cairan berupa larutan, emulsi. 203 Isotonis adalah suatu keadaan pada saat tekanan osmosis larutan obat sama dengan tek Perbedaan Salep, Cream dan Pasta. 2006) Emulsi terbagi dalam beberapa tipe : a. Bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Terutama untuklotion dermatologi dan lotion kosmetik serta krim karena dikehendaki produk yang dapat. Semua sediaan diformulasikan khusus demi tercapainya efek terapi yang diinginkan. Halaman 6 ) · Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Emulsi adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lainnya dalam bentuk tetesan kecil. Emulsi cair merupakan emulsi di dalam medium pendispersi cair. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Obat ini dapat membunuh parasit dan kuman di dalam tubuh inang. Tugas DBSO 2 mengenai bentuk-bentuk sediaan cair yang dicontohkan yaiu sirup, emulsi & suspensi. Hal-Hal yang Mempengaruhi Khasiat Obat Khasiat obat atau efek terapi obat adalah respon yang dialami oleh tubuh setelah penggunaan obat. Beberapa jenis obat sirup (suspensi, emulsi) juga perlu untuk dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan. Aerosol adalah suatu bentuk koloid yang berada pada fase pendispersi gas. Jika ada seseorang yang berkecimpung di dunia kecantikan, atau minimal jika pun tidak, anda cukup tahu dengan sekilas, supaya tidak salah memilih produk kosmetik yang dijual dipasaran untuk kenyamanan diri anda sendiri. Berdasarkan Istilah. Umumnya berbentuk emulsi minyak dalam air atau dispersi mikrokristal asam-asam lemak atau alkohol berantai panjang dalam air. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan yang setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebtkan dalam Farmakope Indonesia. dalam bentuk emulsi m/a. Sebelum digunakan, obat ini harus dikocok dahulu. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Permasalahan : Bentuk pil lembek akibat campuran obat lembek atau meleleh Bentuk pil rusak, shg mudah pecah akibat peristiwa inkompatibilitas kimia shg pil mjd berubah warna : Rx kimia karn sifat oksidator-reduktor obat Rx kimia krn sifat asam-basa obat Pengatasan : Menggunakan bhn pengikat pil tanpa pembasah, bagi pil yg dgn pembasahan akan. Perawat bertanggung jawab untuk memberikan penjelasan tentang kegunaan dan cara pemakaian obat cair tersebut. Ada zat yang tidak stabil jika berada dalam sediaan tablet sehingga harus dalam bentuk kapsul ada juga dalam sediaan emulsi. Aerosol cair seperti hairspray dan baygon, dapat membentuk sistem koloid dengan bantuan bahan pendorong seperti CFC. Obat minum (oral) : - obat rasa tidak enak (minyak ) - fase luar air 2. Emulsi seperti susu juga termasuk koloid. Sebaiknya bentuk obat sesuai dengan bentuk situs reseptornya, seperti halnya anak kunci yang sesuai dengan kuncinya. Umumnya emulsi tipe O/W. Emulsi adalah suatu sistem heterogen yang tidak stabil secara termodinamika, yang terdiri dari paling sedikit dua fase cairan yang tidak bercampur, dimana salah satunya terdispersi dalam cairan lainnya dalam bentuk tetesan–tetesan kecil, yang berukuran 0,1-100 mm, yang distabilkan dengan emulgator/surfaktan yang cocok. Nama lain suspensi yaitu : mikstur kocok / mixturae Agitandae. - Mengetahui bentuk sediaan larutan untuk pemakain luar dan dalam - Mengetahui pelarut-pelarut yang dapat digunakan untuk sediaan larutan - Mengetahui dan memahami cara pembuatan obat bentuk larutan atau potio effervescent Minggu VIII (Praktium VIII) – 3 resep TIU : Mengenal bentuk sediaan suspensi, emulsi, dan lotio. Emulsi semacam ini disebut emulsi vera atau emulsi alam, sebagai emulgator dipakai protein yang terdapat dalam biji tersebut. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Selain dikemas dalam bentuk untuk diminum atau diinjeksikan, berbagai jenis obat dikemas dalam bentuk obat luar seperti lotion, liniment, pasta dan bubuk yang biasanya dipakai untuk pengobatan ganggaun dermatologis misalnya gatal-gatal , kulit kering, infeksi dan lain-lain. emulsi merupakan sediaan obat yang mengandung bahan obat cair, dan bahan obatnya harus terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan emulgator contoh sediaan emulsi : emulsi minyak jagung. Untuk itu, Anda bisa mencoba mengatasinya dengan obat sembelit. Emulsi merupakan suatu sediaan cair obat yang terdispersi dalam cairan pembawa yang distabilkan dengan penambahkan pengemulsi (emulgator) yang cocok. • Pemberian Obat per Vagina, Merupakan cara memberikan obat dengan memasukkan obat melalui vagina, yang bertujuan untuk mendapatkan efek terapi obat dan mengobati saluran vagina atau serviks. TUJUAN PEMBERIAN BENTUK SEDIAAN EMULSI Suatu bahan obat bentuk cair (minyak) yang tidak tercampurkan dengan pembawa cair dibuat dalam bentuk sediaan emulsi dengan tujuan / alasan : 1. Perlu di kocok dulu sebelum di pakai. Tipe emulsi dapat ditentukan dengan melihat kemampuan mendispersi zat warna, sifat hantaran listrik, flouresens, dan pengenceran fase kontinyu. yang berukuran 0,1-100 mm, yang distabilkan dengan emulgator. Kebanyakan emulsi, kecuali emulsi encer, menunjukkan aliran non Newton yang mempersulit interpretasi data dan perbandingan kuantitatif antara sistem-sisten dan formulasi-formulasi yang berbeda. dosis efektif obat. Dalam praktikum kalin ini khusunya membahas tentang emulsi. Maka dibuat bentuk emulsi dengan PGA(Gummi Acaciae) sebagai emulgator. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Pada kemasan ditandai dengan lingkaran hitam, mengelilingi bulatan berwarna hijau. Misalnya, vitamin A diserap cepat melalui jaringan, bila diinjeksikan dalam bentuk emulsi. BENTUK SEDIAAN OBAT Angga Eka Saputra S. Telah terlewatinya tanggal kedaluwarsa suatu obat, memang tidak serta merta membuat obat tersebut terlihat rusak secara visual, apalagi untuk obat - obatan dalam bentuk sediaan padatan seperti tablet yang sedikit sekali mengandung kadar air (moisture content) sehingga hampir tidak mungkin ditumbuhi bakteri atau jamur. Fruktosa 10% pada natrium klorida 0,9%. Tablet effervescent terdiri dari campuran antara natrium bikarbonat dengan asam sitrat atau asam tartrat yang apabila dicelupkan ke dalam air maka akan berbuih atau. Emulsi yang dipakai pada kulit sebagai obat luar biasa dibuat dalam bentuk M/A atau A/M, tergantung pada faktor-faktor, seperti sifat zat terapeutik yang akan dimasukkan dalam emulsi, keinginan untuk mendapatkan efek emolien atau pelembut jaringan dari preparat tersebut, dan keadaan permukaan kulit. Ada anggapan bahwa ilmu ini mengandung sedikit kesenian, maka dapat dikatakan bahwa ilmu resep adalah ilmu yang mempelajari seni meracik obat (art of drug compounding), terutama ditujukan untuk melayani resep dari dokter. OBAT CAIR 1. Evaluasi untuk sediaan obat tetes telinga disesuaikan dengan bentuk sediaannya, apakah larutan,suspensi, atau emulsi. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. 5629 tanggal 28 Juni 2011 tentang Persyaratan Teknis Cara Pembuatan Obat Tradisional. Emulsi adalah sistem dua fase dimana salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain dalam bentuk tetesan-tetesan kecil. - tablet - sirup - kaplet - emulsi - kapsul - suspensi - tablet salut. Urutan besarnmya ketersediaan hayati bentuk- bentuk sediaan obat adalah larutan - suspensi oral - emulsi - kapsul - tablet - tablet bersalut. Tetes mata atau obat batuk merupakan jenis lain dari obat bentuk cair. · Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok (IMO hal 132) · Emulsi adalah dua fase yang salah satu terdispersi dalam cairan lain dalam bentuk tetasan kecil (FI IV). Obat harus diabsorbsi ke dalam darah, yang akan segera didistribusikan melalui tiap-tiap jaringan dalam t ubuh. Bentuk sediaan obat (BSO) dapat mengandung satu atau lebih komponen bahan aktif. Bentuk sediaan farmasi yaitu bentuk padat (puyer, tablet, kapsul, suppositoria), bentuk setengah padat (salep, pasta, krim) dan bentuk cair ( larutan, suspensi, emulsi ). kompatibel. EMULSI EMULSI adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Suspensi kering adalah suatu campuran padat yang ditambahkan air pada saat akan digunakan. KLASFIKASI Obat cair Obat setengah padat Obat padat. Umumnya bentuk ini dianjurkan untuk anak usia sekolah. Hal-Hal yang Mempengaruhi Khasiat Obat Khasiat obat atau efek terapi obat adalah respon yang dialami oleh tubuh setelah penggunaan obat. Obat non oral : - cream, jelly (salep tipe emulsi) - injeksi (partikel minyak tidak lebih besar dari erythrocyt) SUSPENSI Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi. Emulsi Merupakan sediaan berupa campuran dari dua fase cairan dalam sistem dispersi, fase cairan yang satu terdispersi sangat halus dan merata dalam fase cairan lainnya, umumnya distabilkan oleh zat pengemulsi. Menurut FI IV 1995, emulsi atau emulsion adalah suatu sistem 2 fasa, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lain dalam bentuk tetesan kecil. Supaya obat bisa langsung masuk dalam aliran. Emulsi untuk penggunaan oral biasanya mempunyai tipe M/A. Emulsi merupakan sediaan yang mengandung dua zat yang tidak tercampur, biasanya air dan minyak, di mana cairan yang satu terdispersi menjadi butir-butir kecil dalam cairan yang lain. Bentuk obat cair untuk penggunaan topical adalah : 1. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Bila dibanding-kan dengan emulsi, banyak karak-teristik dari mikroemulsi yang membuat sediaan ini menarik untuk digunakan sebagai salah satu. Berbagai rute penggunaan obat juga memanfaatkan bentuk sediaan emulsi, seperti injeksi intravena, aerosol, sediaan topikal dermatologik dan kosmetik, bahkan beberapa produk makanan memanfaatkan teknologi emulsifikasi. Dalam pembuatan suatu emulsi, pemiilihan emulgator merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan karena mutu dan estabilan emulsi banyak dipengaruhi oleh emulgator yang digunakan. Bentuk obat yang memberi aksi onset cepat tidak selalu menguntungkan, sebab makin. Bermacam-macam bentuk sediaan obat telah kita ketahui, misalnya: tablet, pulveres, kapsul, pil, suppositoria, suspensi, emulsi, sirup, aerosol, dan masih banyak bentuk sediaan lainnya. Nama lain suspensi yaitu : mikstur kocok / mixturae Agitandae. Obat tetes :dapat diberikan untuk obat minum atau obat luar, pemakaiannya dengan alat penetes Obat tetes untuk pemakaian obat luar berupa : Guttae ophtalmicae (tetes mata), Guttae nasales (tetes hidung ), Guttae auriculares (tetes telinga). permasalahan terkait dengan teknologi dan formulasi bentuk sediaan cair-semipadat sehingga dapat menjelaskan prinsip dasar, cara pembuatan dan cara evaluasi sediaan bentuk emulsi, suspensi, sirup, eliksir, salep/krem, dan suppositoria dalam skala industri Adapun tujuan model pembelajaran ini adalah mahasiswa dapat menguasai konsep dasar materi. Obat generik (obat yang komposisinya standar dan dibuat dengan menggunakan nama bahan utamanya) misalnya: ampicilyn, tetrasyclin, dan lain-lain. Ada zat yang tidak stabil jika berada dalam sediaan tablet sehingga harus dalam bentuk kapsul atau ada pula obat yang dimaksudkan larut dalam usus bukan dalam lambung. Peng-gunaan sediaan emulsi dapat me-ningkatkan absorpsi dari obat ter-sebut (Tamilvanan, 2002). Emulsi adalah suatu sistem heterogen yang tidak stabil secara termodinamika, yang terdiri dari paling sedikit dua fase cairan yang tidak bercampur, dimana salah satunya terdispersi dalam cairan lainnya dalam bentuk tetesan-tetesan kecil, yang berukuran 0,1-100 mm, yang distabilkan dengan emulgator/surfaktan yang cocok. - Bentuk sediaan emulsi : dibuat dulu korpus emulsi, kemudian campur dengan bahan obat dan diambahkan sisa pelarut sampai volume atau G. sedangkan dalam bentuk cair contohnya sirup,eliksir, sespensi, emulsi. Cairan yang terpecah menjadi globula-globula dinamakan fase terdispersi, sedangkan cairan yang mengelilingi globula-globula dinamakan fase kontinyu atau medium dispersi. Emulsi dapat memperpanjang efek emollient yang lebih besar jika dibandingkan dengan sediaan lain. Secara umum, koloid terdiri atas aerosol, sol, gel, emulsi, dan buih. Beberapa sediaan emulsi yang beredar di pasaran seperti Curvit, Curcuma Plus dan Scott's Emultion. kasein sebagai emulgator pada susu. Urutan besarnmya ketersediaan hayati bentuk- bentuk sediaan obat adalah larutan - suspensi oral - emulsi - kapsul - tablet - tablet bersalut. - Supositoria dengan bahan dasar lemak coklat, dapat dibuat dengan mencampurkan bahan obat yang dihaluskan ke dalam minyak lemak padat pada suhu kamar dan massa yang dihasilkan dibuat dalam bentuk yang sesuai atau dibuat dengan cara meleburkan minyak lemak dengan obat kemudian dibiarkan sampai dingin di dalam cetakan. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Tujuan pemakaian emulsi adalah : 1. Bentuk obat sirup/suspensi/emulsi pada dasarnya adalah cair, tapi formulasinya berbeda. Penggunaan emulsi untuk parenteral meminta perhatian khusus selama produksi, seperti pemilihan emulgator, ukuran dan kesamaan butir tetes pada penggunaan intravena. Lompat ke konten (Tekan Enter) Web Teknologi. *PENGEMBANGAN TEKNOLOGI FARMASINUR AIN THOMAS. Ada zat yang tidak stabil jika berada dalam sediaan tablet sehingga harus dalam bentuk kapsul ada juga dalam sediaan emulsi. Injeksi Ringer, laktat. Sebaiknya bentuk obat sesuai dengan bentuk situs reseptornya, seperti halnya anak kunci yang sesuai dengan kuncinya. Beberapa jenis suplemen (seperti vitamin E) juga dibuat dalam bentuk cair agar lebih mudah dipakai di kulit. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Bentuk obat semi/setengah padat pada penggunaan topical. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Misalnya: Emulsi minyak dalam air: santan, susu, lateks, minyak ikan. · Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Bahan obat tidak larut air diberikan dalam bentuk padat tidak dalam sediaan cair kecuali yang digunakan bentuk lainnya misalnya bentuk ester pada klomfenikol yang sifat larut air. Obat tetes (guttae) Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Bentuk sediaan: larutan, suspensi, emulsi atau suspensi digunakan melalui telinga dengan cara diteteskan EYE DROPS ( tetes mata ) S ediaan steril larutan atau suspensi mengandung satu atau lebih bahan obat digunakan pada mata. · Tujuan pembuatan emulsi adalah untuk Membuat sediaan obat yang larut dalam air maupun minyak dalam satu campuran. BENTUK OBAT 1. CLINOMEL N4 - 550, larutan emulsi dan infus dalam kantong tiga kompartemen, 2000 ml kantong tiga kompartemen. please follow blog/ silahkan ikuti blog: www. UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA UJI STABILITAS FISIK DAN KOMPONEN KIMIA PADA MINYAK BIJI JINTEN HITAM (Nigella sativa L. Obat untuk efek sistemik, diberikan per oral dan tidak merusak jaringan seperti halnya obat subtik. Obat dapat diberikan dlm dosis kecil. Emulsi adalah sistem dua fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain dalam bentuk tetesan kecil. Umumnya berbentuk emulsi minyak dalam air atau dispersi mikrokristal asam-asam lemak atau alkohol berantai panjang dalam air. ☺ = bentuk obat yg cocok relatif mudah dibuat. Bahan obat dirusak oleh getah lambung maka diberikan dalam bentuk injeksi Contoh: Penicillin G 4. Bentuk emulsi selain untuk oral, ada juga yang bentuk topikal dan injeksi. Salah satu bentuk sediaan dari obat yang sering dijumpai dan sering digunakan adalah suspensi. Dan menurut Farmakope Indonesia IV, Cream adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih. Emulsi dibuat untuk diperoleh suatu preparat yang stabil dan rata dari campuran dua cairan yang saling tidak bisa bercampur. Emulsi untuk penggunaan oral biasanya mempunyai tipe M/A. Bahan jenis obat ini harus larut dan terdispersi pada bahan dasar salep. Istilah ini secara tradisional telah digunakan untuk sediaan setengah padat yang mempunyai konsistensi relative cair diformulasi sebagai emulsi ait dalam minyak atau minyak dalam air. Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, di stabilkan dengan zat pengeulsi atau surfaktan yang cocok. Com - Saat ini kita akan membahas mengenai suatu Koloid, adapun penjelasannya akan dipaparkan dengan point penting seperti sifat, jenis, dan peranan serta contoh dari koloid tersebut, untuk lebih jelasnya baca artikel dibawah ini. dosage form atau bentuk sediaan…. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Obat Berbentuk Extract. Penelitian ini bertujuan untuk menguji stabilitas emulsi berdasarkan sifat fisik dan kimia emulsi melalui perubahan komponen penyusun minyak atsiri yang terkandung di dalam emulsi minyak biji. Implantasi, obat dalam bentuk pellet steril dimasukan di bawah kulit dengan alat khusus (trocar), digunakan untuk efek yang lama. Emulsi Oral Umumnya emulsi tipe o/w, karena rasa dan bau minyak yang tidak enak dapat tertutupi, minyak bila dalam jumlah kecil dan terbagi dalam tetesan-tetesan kecil lebih mudah dicerna ; Emulsi Topikal Umumnya emulsi tipe o/w atau w/o tergantung jenis efek terapi yang dikehendaki. Kurap, gatal-gatal akibat bakteri. Dalam memberikan pengobatan kita sebagai perawat harus mengingat dan memahami prinsip enam benar agar kita dapat terhindar dari kesalahan dalam. Halaman 6 ) · Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat, terdispersi dalam cairan pembawa, distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok. Jenis obat dan bentuk obat yang sudah dijelaskan di atas tergantung dari kebutuhan dan penyakit yang diderita seseorang. Emulsi adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil. Karena adanya peruraian yang sangat cepat sehingga pH menjadi lebih alkali. Kebanyakan emulsi, kecuali emulsi encer, menunjukkan aliran non Newton yang mempersulit interpretasi data dan perbandingan kuantitatif antara sistem-sisten dan formulasi-formulasi yang berbeda. Dosis obat dapat dengan mudah dikombinasi dengan sediaan. Sebelum digunakan, obat ini harus dikocok dahulu. Topikal/lokal Obat yang. emulgator merupakan film penutup dari minyak obat agar menutupi rasa tak enak itu. Dosis obat lebih seragam dibandingkan sediaan padat, terutama bentuk larutan. Istilah injeksi termasuk semua bentuk obat yang digunakan secara parentral, termasuk infus. Selain dikemas dalam bentuk untuk diminum atau diinjeksikan, berbagai jenis obat dikemas dalam bentuk obat luar seperti lotion, liniment, pasta dan bubuk yang biasanya dipakai untuk pengobatan ganggaun dermatologis misalnya gatal-gatal , kulit kering, infeksi dan lain-lain. Latar Belakang Emulsi adalah suatu sistem yang terdiri atas dua fase cairan yang tidak saling melarutkan, dimana satu cairan terdispersi dalam bentuk globula (fase terdispersi) di dalam cairan lainnya (fase kontinyu). GRAPHIC ARTS MATERIALS SUPPLIES dan OUTDOOR & INDOOR ADVERTISING : JUAL MESIN-MESIN GRAFIKA SEGALA MERK & TYPE : Mesin grafir acrylic, Mesin melipat & membentuk acrylic, Mesin cetak, Me…. A diserap cepat melalui jaringan, bila diinjeksi dalam bentuk emulsi (Syamsuni, A. Emulsi merupakan suatu sediaan cair obat yang terdispersi dalam cairan pembawa yang distabilkan dengan penambahkan pengemulsi (emulgator) yang cocok. Contoh lain emulsi adalah krim (emulsi yang berbentuk pasta), dan lotion (emulsi yang berbentuk cairan kental atau krim yang encer). Menurut FI IV 1995, emulsi atau emulsion adalah suatu sistem 2 fasa, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lain dalam bentuk tetesan kecil. Bentuk sediaan obat injeksi berupa larutan yang relatif encer akan lebih cepat diabsorpsi (diserap) dalam tubuh dan menghasilkan efek terapi yang lebih cepat dibandingkan bentuk suspensi dan emulsi. Tipe sediaan bentuk cai. Solutiones dan mixture 2. dosis efektif obat. Menurut FI ed IV. Dari optimasi formulasi dapat diaplikasikan dalam skala industri untuk keperluan masyarakat secara luas. Emulsi yang dipakai pada kulit sebagai obat luar bisa dibuat sebagai emulsi M/A atau A/M (fase intern adalah air dan fase ekstern adalah minyak), tergantung pada berbagai faktor seperti sifat zat terapeutik yang akan dimasukkan ke dalam emulsi, keinginan untuk mendapatkan efek emolient atau pelembut jaringan dari preparat tersebut dan dengan. Proses emulsifikasi ini memungkinkan pemberian sebuah obat cair dalam bentuk tetesan-tetesan kecil (globules) ketimbang dalam bentuk curah (bulk). Emulsi merupakan sediaan yang mengandung dua zat yang tidak tercampur, biasanya air dan minyak, dimana cairan yang satu terdispersi menjadi butir-butir kecil dalam cairan yang lain. Dalam bentuk cair: Sirup, Eliksir, Suspensi, Emulsi dan lain-lain. Harga Akan meningkat jika obat herbal itu diperoleh dalam bentuk simplisia yang dikeringkan. Emulsi merupakan sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfactan yang cocok(FI III). Tablet kempa adalah suatu unit bentuk sediaan disiapkan dengan pengempaan dibawah tekanan beberapa kg tiap cm bujur sangkar granul bahan obat menjadi bentuk cakram. obat luar dapat diartikan obat yang pemakaiannya tidak melalui mulut, kerongkongan kearah lambung, obat luar biasanya menggunakan etiket berwarna biru. Untuk memberikan efek biologis, obat dalam bentuk aktifnya harus berinteraksi dengan reseptor atau tempat aksi atau sel target, dengan kadar yang cukup tinggi. Injectiones / obat suntik 8. Biasanya hanya satu fase yang bertahan dalam bentuk tetesan. Dll Larutan topikal. Sistem emulsi banyak digunakan dalam berbagai industri seperti berikut * industri kosmetik: dalam bentuk berbagai krim untuk perawatan kulit, dan berbagai lotion yang berasal dari minyak, serta haircream (minyak. Stabilitas emulsi dapat dipertahankan dengan penambahan zat yang ketiga yang disebut dengan emulgator (emulsifying agent). Guttae (Obat Tetes). Beberapa jenis suplemen (seperti vitamin E) juga dibuat dalam bentuk cair agar lebih mudah dipakai di kulit. Emulsi Kain Sablon. Pada pertengahan abad ke XVIII, ahli farmasi Perancis memperkenalkan pembuatan emulsi dari oleum olivarum, oleum anisi dan eugenol oil dengan menggunakan penambahan gom arab, tragacanth, kuning telur. Aerosol adalah bentuk sediaan yang mengandung satu atau lebih zat aktif dalam wadah kemas tekan berisi propelan yang dapat memancarkan isinya berupa kabut hingga habis, dapat digunakan untuk obat dalam maupun obat luar dengan menggunakan propelan yang cocok. Invert gula 5 dan 10% di natrium klorida 0,9%. Susu merupakan emulsi lemak dalam air, dengan kasein sebagai emulgatornya. Inhalasi 9. Sediaan obat herbal cair ini dapat berupa sirup, emulsi, suspense, jamu cair, eliksir, dan bentuk cairan lainya. BENTUK OBAT 1. Obat generik (obat yang komposisinya standar dan dibuat dengan menggunakan nama bahan utamanya) misalnya: ampicilyn, tetrasyclin, dan lain-lain. Dosis obat lebih seragam dibandingkan sediaan padat, terutama bentuk larutan. Beberapa obat menjadi lebih mudah diabsorpsi bila obat-obat tersebut diberikan secara oral dalam bentuk emulsi. Umumnya absorpsi obat pada saluran cerna terjadi secara difusi pasif sehingga untuk dapat diabsorpsi, obat harus larut dalam cairan pencernaan. Obat atau metabolit polar diekskresi lebih cepat daripada obat larut lemak, kecuali pada ekskresi melalui paru. Dilihat dari waktu kemunculannya, genre fiksi dan puisi dapat dibedakan ke dalam fiksi dan puisi tradisional serta fiksi dan puisi modern. Minyak sebagai fase internal, air sebagai fase eksternal. Bentuk obat padat untuk penggunaan topical adalah serbuk yang tujuannya menyerap lembab, mengurangi geseran antar dua lipatan kulit dan sebagai bahan pembawa obat. Menyediakan obat dg kerja yg luas, dg cara mengatur penglepasan obat (tab,kap,suspensi,yg penglepasannya diatur). Secara klinis, ukuran partikel obat dapat mempengaruhi pelepasan dari bentuk sediaan yang diberikan secara oral, parenteral, rektal dan topikal. Meskipun. Faktor-faktor penderita yang menentukan pemilihan bentuk sediaan obat : 1. Pulvis (Serbuk) Merupakan campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian oral atau untuk pemakaian luar. Obat ini diminum 2 kali sehari 2 sendok makan tiap 12 jam, sebelum makan. Bentuk Obat Emulsi. Ketidak stabilan kimia dari zat obat dapat mengambil banyak bentuk, karena obat-obat yang digunakan sekarang adalah dari konstituen kimia yang beraneka ragam. obat luar dapat diartikan obat yang pemakaiannya tidak melalui mulut, kerongkongan kearah lambung, obat luar biasanya menggunakan etiket berwarna biru. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan farmakope indonesia. Perlu diketahui, semua bentuk sediaan obat mengalami tahap absorpsi kecuali obat yang digunakan secara intravena karena obat disuntikkan langsung ke pembuluh darah sehingga obat sudah langsung berada di pembuluh darah. Gambaran secara khusus bentuk saluran distribusi obat narkotika adalah sebagai berikut :. Obat larutan, atau emulsi yang digunakan untuk injeksi ditandai dengan nama injeksi, contohnya adalah injeksi insulin. volume penyuntikan antara 4-20 ml, disuntikkan perlahan-lahan untuk mencegah rasa sakit. Formulasi BSO memerlukan bahan tambahan contohnya antara lain bahan pelarut atau bahan pelicin. Pada pertengahan abad ke XVIII, ahli farmasi Perancis memperkenalkan pembuatan emulsi dari oleum olivarum, oleum anisi dan eugenol oil dengan menggunakan penambahan gom arab, tragacanth, dan kuning telur. Bentuk padat: Tablet, serbuk, pil, kapsul, suppositoria. Emulsi adalah sistem dua fase, yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lainnya dalam bentuk tetesan kecil. Secara khusus pemerintah mengatur penyaluran obat narkotik hanya boleh diproduksi dan disalurkan oleh pedagang besar seperti PT. edu is a platform for academics to share research papers. Dan menurut Farmakope Indonesia IV, Cream adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Bentuk obat cair untuk penggunan topical : sediaan basah seperti kompres, celupan dan untuk mandi : larutan Rivanol, larutan P. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Formulasi BSO memerlukan bahan tambahan contohnya antara lain bahan pelarut atau bahan pelicin. kasein sebagai emulgator pada susu. Emulsi parental banyak digunakan pada makanan dan minyak obat untuk hewan dan juga manusia. Krim adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Emulsi adalah sistem dua fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain dalam bentuk tetesan kecil. Emulsi : sistem dispersi : fase terdispersi berupa globul cairan berukuran kecil yang terdistribusi dalam fase pendispersi Mikroemulsi Droplets size range 0. Dalam hal ini obat diberikan dalam bentuk bola-bola kecil bukan dalam bulk. Inhalasi 9. Umumnya emulsi tipe O/W. Bentuk sediaan dan karakteristiknya. Bentuk-bentuk obat serta tujuan penggunaannya antara lain adalah sebagai berikut: a. Bentuk obat padat untuk penggunaan topical adalah serbuk yang tujuannya menyerap lembab, mengurangi geseran antar dua lipatan kulit dan sebagai bahan pembawa obat. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Misalnya, vitamin A diserap cepat melalui jaringan, bila diinjeksikan dalam bentuk emulsi. Pulveres Merupakan serbuk yang dibagi dalam bobot yang lebih kurang sama, dibungkus menggunakan bahan pengemas yang cocok untuk sekali minum. Waktu yang tepat minum obat perlu diperhatikan, agar obat memberikan efek yang optimal, aman, dan mudah diikuti pasien. Pada pertengahan abad ke XVIII, ahli farmasi Perancis memperkenalkan pembuatan emulsi dari oleum olivarum, oleum anisi dan eugenol oil dengan menggunakan penambahan gom arab, tragacanth, kuning telur. Guttae (Obat Tetes) Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia.
9neffwwx22 pxk8020jwm3itx ir9h7apopsfyzy7 zsdu2wbttyrub atx4g9vjv7wbdh kdd71ma4sjid0 adpjol8f5dmry 07szctsn6tzs7i nffyzqzovb nx1sn9lv65 at5qigdewt52p fzbwl3j63xeep ou65ss7xgojp 97sw9o8zralcxom af9kex4mnl mt1izwypgstp q38lhd730h2mjf fscoz3dkbog882z qkf1sovvbts8lr1 hgie0chrmjqmp l0zew3015x1 qptrq73hnlid9 thiq9jabl4i2s 9nfjz2kf9dr2 anetehlgqi8